PERUBAHAN GENERASI

Perkembangan GKJW dan perubahan generasi sebetulnya sangat menarik untuk dicermati, walau hanya sebatas “selayang pandang”. Namun semua ini harus berani demi dan untuk kepentingan bersama. Selain itu, kecenderungan ini sepertinya akan menarik opini untuk saling menyipulkan pendapat dan pertanyaan-pertanyaan, entah yang bersifat negatif atau positif. Inilah potret dinamika tantangan yang ada. Masihkah kita berharap, bahwa perubahan ini musti harus diperlukan pengorbanan ?
Kucoba untuk menarik kumunikasi antar generasi dalam perjalanannya yang kelihatannya sudah mengalami pasang surut dalam konteks untuk urusan pemuda. Toh serangkaian pembekalan dan katekisasi sudah terus dijalankan, tetapi masih banyak kelemahan dan tak layaknya menjadi kekuatan bersama dan bersinergi. Bagaimana untuk menjadi penerus dan kekuatan kita di GKJW itu sendiri. Selama para “punggawa” masih betah bercokol dan kerasan.Salah siapa ?
Memang kalau kita hitung hanya berapa prosentase para pemuda yang terlibat dalam strukturalisasi gereja. Kalau pun terlibat hanya sebatas kebutuhan semata, bukan yang riil. Lalu bagaimana untuk mewujutkan para generasi itu menyuarakan aspirasinya, bila masih dianggap tidak layak dan tidak perlu. Di sinilah perlunya ada “ruang kesempatan” bagi para generasi kita mewujudkan diri, tanpa adanya ini para generasi kita bisa berpaling ke lain hati. Mungkin untuk mencari suasana hati yang bisa untuk memerdekakan diri. Sayang kan ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s