GKJW

Sikap bagaimana yang harus dihadapi GKJW dalam mengemas perwujudan hidup di tengah masyarakat yang pluralistik ini ? Apakah harus bersikap, ekslusif, inklusif dan pluralis atau dialogis ? Sikap-sikap semacam ini yang semestinya menjadi catatan tersendiri, sebab mengingat GKJW sebagai lembaga keagamaan salah satunya di Jawa Timur yang tidak bisa dipandang enteng hingga sampai sekarang ini. Apa lagi secara subtansial GKJW masih memegang erat makna akan budaya lokal dan kearifannya. Maka dari itu GKJW dalam mengambil sikap harus berani mengkontekstualisasikan diri dalam segala bentuk dan yang lebih terpenting harus mengakui, bahwa Tuhan harus dilihat sebagai tujuan akhir dari segala persoalan. Semua harus tertuju pada hal ini, sebab kebenaran yang absolut merupakan gambaran ideal dari pernyataan Tuhan. Hanya Tuhan saja yang memiliki kebenaran, dan kebenaran itu adalah mutlak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s