PEMUDA, IDEALISME DAN POLITIK

Tumbuh kembang pergerakan bangsa ini dalam konteks ke depan, tulang punggung pemuda menjadi landasan yang ril juga kekuatan yang menghidupkan. Bahkan suatu perubahan yang tak ada hentinya bergaung entah secara verbal maupun non verbal, suara pemuda tetap diperhitungkan walau harus bertentangan melawan sistem dalam pemerintahan.

Mungkin kita masih ingat gerakan reformasi yang pernah menjadi kekuatan utama dalam menebas tangan-tangan besi orde baru. Pemudalah yang menjadi ujung tombak jalan menuju kemerdekaan yang selama ini semu dan membelenggu.

Namun sangat disayangkan setelah reformasi, dan dulunya yang mendukung, sangat agresip kini tak tau arahnya. Hanya sebagian yang nampak, antara yang mendukung dan balik arah. Geliat-geliat seperti ini yang sangat menyakitkan dan tidak pantas menjadi contoh dan meneladani.

Negara membutuhkan generasi kita yang tidak munafik, tapi jujur dan kometmen. Bukan mencari generasi yang abal-abal setelah masuk pada ranah perpolitikan dan menjadi tokoh sentral sebagai seorang politisi di partai politik. Wah tambah kacau ! Awalnya ia berangkat masuk pada ‘pintu yang sama namun anehnya kembali tidak lewat pintu yang sama’ juga. Karena harus masuk pada pintu urusan dengan lembaga KPK. Apalagi kalau bukan penyalahgunaan wewenang dan jabatan. Hanya satu yang mereka fokuskan kekayaan diri.

Penulis akui kehadiran pemuda dalam kancah perpolitikan sebetulnya suatu keharusan. Apa lagi bekal mereka masuk sudah sangat diperhitungkan dan matang mempunyai jiwa sebagai seorang intelektualitas, moralitas dan spiritualitas ketiga ini sudah cukup menjadi landasan yang kuat dalam membangun pemerintahan ini.

Di sinilah pemuda dituntut untuk lebih optimisme yang bertujuan membangun mentalisme baru dalam perpolitikan yang sudah semakin rusak di negara ini. Mari pemuda berpikirlah dalam mengemas kepedulian bangsa dan negara yang kita cintai ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s