GEMBLUNG POLITIK

Label ”wakil rakyat” merupakan suatu kalimat jamak yang mengacu pada lebih dari satu rujukan, bahwa pengertiannya seakan-akan sudah mewakili semua. Kok semudah itu mereka (DPR) mengatakan seperti itu. Lalu rakyat yang mana ? Nah nada-nada sumbang seperti ini sekarang sedang ngetren dipuncak papan atas ruang politik. Dengan orasinya “saya sebagai wakil rakyat”.Namun realisasinya hanya mewakili kelompok dan golongannya sendiri. Inilah yang membangkitkan nalar kritis publik atas prilaku gaya para elit politisi itu sendiri.

Suatu benang merah yang menjadi dasar masyarakat untuk lebih berpikir tentang beragam deretan isu politik yang terus berkembang. Juga deretan gemblong politik yang ditiupkan dengan tujuan menjadi perhatian publik.

Secara substansial, publik tak memperoleh kemanfaatan nyata dari isu-isu yang berhamburan itu. Wajar jika banyak yang menilai, DPR berjalan dengan logika dan kepentingannya sendiri, bukan untuk masyarakat.

Maka sebagai masyarakat kita harus berani menepis isu-isu yang sering mengatakan ”sebagai wakil rakyat” Wakil rakyat yang sejati entah dari partai manapun, yang penting bisa menunjukkan prilaku hidup yang santun di tengah masyarakat. Dengan catatan yang mempunyai nilai-nilai spiritualitas, moralitas dan intelektualitas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s