POLITIK UANG YANG TAK BERMORAL

Saya rasa bukan hanya KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) saja yang meminta masyarakat menolak dan tidak memilih caleg yang menawarkan amplop untuk membeli suara dalam Pemilu 2019. Amplop itu biasanya berisi uang.

Nah, saya sebagai pribadi yang masih memegang teguh makna demokrasi kebajikan dan keadaban juga tak mungkin sudi menorehkan prilaku yang bejat itu, prinsip prilaku yang merusak anak bangsa. Pantaskah mereka itu kita pilih. Ya kan ?.Tapi lucunya ada cerita di warung kopi, yang mengatakan. “Trima aja uang yang ada diamplop, rezeki kok nggak diterima. Namun yang terpenting didak memilih dia. Biar kapok, rasain lu !”
Suatu strategi yang sangat dilematis.

Seperti yang terjadi dalam kasus terakhir dengan tersangka Anggota Komisi VI DPR RI Bowo Sidik Pangarso, ditemukan amplop berisi pecahan Rp 20 ribu dan Rp 50 ribu untuk serangan fajar.
Harga diri suara, dan nasib anak bangsa hanya dibeli dengan amplop senilai hanya Rp 20 ribu itu. Hem, pantaslah ia mendapat predikat agung sebagai wakil rakyat ? Dan sebagai pelayan masyarakat. Kacau !
Hal itu bisa dinilainya hanya sebagai fenomena gunung es yang harus kita waspadai meskipun baru satu kasus terungkap. Jangan sampai gunung es itu meluber.

Maka dari itu teman-teman di FB kita lebih waspada dan menolak uang yang ditawarkan, caleg diperkirakan akan berpikir ulang dalam memberi amplop karena sudah mengeluarkan banyak uang, tetapi tidak dapat membeli suara masyarakat. OK mari kita galang dan selamatkan demokrasi kita dengan nilai-nilai kejujuran, penuh kebajikan dan keadaban. (Dwi.BI)

Iklan

Satu tanggapan untuk “POLITIK UANG YANG TAK BERMORAL

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s