BEGITULAH PERJUANGAMU AJENG

“Kesuksesan bukanlah saat kamu berhasil terhadap suatu hal, tapi kesuksesan adalah saat kamu terjatuh namun berani bangkit kembali menatap dunia”.

Sebuah kalimat bijak ini yang pernah saya lontarkan pada seorang perempuan, sebut saja namanya Ajeng Nunuk Herdiyanti. Seorang single parent dan mempunyai dua anak perempuan, cantik-cantik seperti mamanya. Memang saya akui Ajeng memang cantik. Maaf bukan aku memuji, ini fakta dan cerita ini bukan sekedar cerita fiktif tapi nyata. Pertama aku berteman tidak lewat medsos/fb, yang indentik dengan prilaku modusnya.
Namun di sebuah kota apel Malang, dan kebetulan Ajeng tinggal di depan rumah pondokan dimana aku tinggal sementara.

“Aku ingin kembali menata kehidupan rumahtanggaku yang sempat hancur berantakan karena suamiku yang tidak tanggung jawab membina keluarga.
Mumpung usiaku masih muda, masih banyak kesempatan dan hal yang bisa aku lakukan demi tanggung jawab ke dua anakku. Kebetulan aku masih punya sisa uang cukup lumayan. Dari sini aku mencoba untuk memulai ikut ketrampilan paket kesetaraan setelah lulus aku akan melanjutkan kursus di sebuah Balai Latihan Kerja. Tidak lebih dari satu bulan, ada rekomendasi, aku disuruh magang pada salah satu institusi pemerintahan. Magang sambil melanjutkan kuliah S1 yang sempat terbengkelai di salah satu universitas swasta. Ini juga usulan dari kedua orang tuaku di Yogja. Dengan berbekal pengalaman kerja yang aku miliki, sambil mengikuti tes pada salah satu sekolah kedinasan. Satu kali gagal, satu tahun berikutnya tanpa patah semangat dan penuh keyakinan, aku kembali mencoba tes untuk kedua kalinya dan akhirnya berhasil. Sungguh Tuhan tidak pernah menutup mata atas usaha hamba-Nya. Dari sinilah aku terpaksa harus menyelesaikan sekolah kedinasan. Suatu idealisme yang harus aku realisasikan untuk menjadi PNS akhirnya terwujud. Yah, begitulah Dwi…”

Seorang single parent dari keluarga sederhana dengan tekad yang kuat, yang membangun kariernya dari serpihan-serpihan kegagalan. Aku merasa ia adalah seorang perempuan yang luar biasa yang sukses sebagai wanita karier. Aku yakin air mata yang pernah tumpah saat berjuangan melawan waktu, tenaga, pikiran. Kini kau berhasil dengan singkat dan utuh. Ini bukan sekedar kepedihan melainkan kebahagiaan terhadap sebuah pencapaian. Kadang Tuhan menguji kita seakan Ia sangat kejam, padahal itulah cara untuk mengangkat kita ke tempat yang lebih baik. Selamat ya Ajeng, Dinar dan Kinan.
(…….dan sebentar lagi Ajeng akan menikah dengan seorang laki-laki pilihannya yang sangat dicintai. Hemm)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s