BALADA SEORANG PENGGALI WARTA

Sekedar pengalaman yang pernah aku kerjakan untuk mewawancarai orang-orang yang terlibat langsung dalam peristiwa. Obyek yang sangat menarik untuk disimpulkan menjadi berita baru yang hangat/break news, menjadi sangat penting dan utama, dalam membantu keobjektivitasan membuat berita.
Inilah salah satu bentuk untuk menggali atau mendapatkan sumber berita yakni dengan melakukan wawancara.Tentu, dengan cara demikian seorang jurnalis harus siap dalam segala hal. Sebab untuk mendapatkan berita yang jelas dan bisa dipertanggungjawabkan. Jurnalis tidak cukup mengandalkan hanya dengan cara pengamatan langsung di lapangan atau yang biasa disebut sebagai reportase, namun bukti secara nyata yang lebih akurat dari narasumber yang bersangkutan. Bukan istilahnya hanya sekedar mendengar ‘kabar burung’.

Ini yang dinilai paling penting dan berkompetensi dalam memberikan berbagai keterangan mengenai sebuah kejadian atau kasus, adalah narasumber itu sendiri karena yang bersangkutan ikut ada di tempat bahkan ada yang ikut terlibat sebagai pelaku. Suatu tuntutan yang harus dilakukan oleh para jurnalis untuk selalu mengkonfirmasi ulang kebenaran sebuah berita/informasi kepada para narasumber atau pihak-pihak yang berkompetens. Disamping itu
harus juga diikuti dengan penjelasan-penjelasan yang dapat dipercaya keakuratannya dari berbagai pihak yang mengetahui mengenai duduk persoalan, kejadian atau peristiwa.
Kegiatan wawancara berfungsi untuk mendapatkan data, fakta, komentar dan keterangan pokok sebagai pendukung keobjektivitas berita. Karena mengingat keterbatasan jurnalis entah dalam hal jumlah maupun ruang geraknya, mengakibatkan banyaknya peristiwa yang luput dari perhatiannya. Sebagai manusia tak lepas dari kekurangan dan kelebihan.

Inilah fungsi sebagai bentuk wawancara untuk mencari konfirmasi atas kebenaran sebuah informasi. Dalam dunia wartawan, tak lepas dari istilah check and balance, recheck atau dan verivikasi. Dengan tujuan supaya berita dibuat tetap berlandaskan pada data dan fakta, bukan hasil opini penulisnya. Maka dari itu prinsip untuk saling mengakomodasi kepentingan dari dua belah pihak, inilah yang menjadi prasyarat mutlak dalam menghasilkan berita yang netral. Hem..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s