SIAPA ADIAN NAPITUPULU

Seorang anggota DPR dari PDI Perjuangan yang satu ini sangat mengasyikkan kalau sedang berdebat. Berat untuk senyumnya dan berat ucapan politisnya ke pada lawan. Lawan debatnya dibikin keder, tak salah kalau
Indonesia Lawyers Club adalah acara talkshow yang disiarkan di tvOne. Acara yang menampilkan dialog mengenai masalah hukum dan kriminalitas selama 210 menit dan dipandu oleh Karni Ilyas. Selalu menampilkan tokoh sentral yang satu ini.

Dengan nama lengkapnya Adian Yunus Yusak Napitupulu atau biasa dikenal dengan Adian Napitupulu seorang politisi, namun sebelum menjadi politisi, Adian lebih dulu dikenal sebagai seorang aktivis politik dan pergerakan mahasiswa dengan sebutan parlemen jalanan yang digagasnya. Sebagai seorang aktivis, Adian memiliki rekam jejak yang cukup panjang dalam keterlibatannya dengan berbagai aksi. Pada tahun 1991, Adian sempat ditangkap dan ditahan ketika menjadi buruh di sebuah pabrik kayu karena keterlibatannya dalam 5 kali Demontrasi dan pemogokan di Pabrik, Adian kemudian diberhentikan dengan tidak hormat.

Adian Napitupulu pernah kuliah di Universitas Kristen Indonesia (UKI) di Cawang, Jakarta dan mengambil jurusan hukum. Pada tahun 1992 dia mendaftarkan diri sebagai anggota Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) di kampus tersebut dan kemudian mendirikan kelompok diskusi ProDeo pada tahun 1994.
Pada tahun 1995, Adian terpilih menjadi senat mahasiswa UKI dan melibatkan diri dalam berbagai pergerakan mahasiswa yang dilakukan pada masa itu. Tercatat, Adian mengikuti demonstrasi solidaritas terhadap Sri Bintang Pamungkas yang membuatnya ditangkap dan diinterogasi oleh polisi.

Akhirnya dia berpikir untuk melakukan aksinya yang lebih greget, dia harus mendekati sebuah partai yang cocok dengan misi dan visinya, sebagai landasan yang kuat dan ril. Adian masuk pada parpol PDI Perjuangan mulai terjadi pada tahun 1996. Pada saat itu, dia mendirikan posko Pemuda Mahasiswa Pro Megawati yang merupakan satu-satunya organisasi non PDI yang memberikan dukungannya pada Megawati Soekarno Putri usai kejadian penyerbuan kantor DPP PDI pada tanggal 27 Juli 1996.
Dukungan yang diberikan Adian ini diwujudkan dengan mengumpulkan sejumlah kawan-kawan sesama akticis untuk menggalang demonstrasi solidaritas. Demonstrasi pertama dilakukannya pada 28 Oktober 1996 di Gedung Sumpah Pemuda yang kemudian menyebabkan Adian ditangkap dan diinterogasi kembali oleh kepolisian.
Akhir tahun 1996, Adian bersama kawan-kawannya membentuk Lembaga Bantuan Hukum Nusantara (LBHN) Jakarta. Salah satu bantuan yang diberikan oleh lembaga ini adalah pengorganisasian terhadap Korban SUTET di desa Cibentang, Parung Jawa Barat. Pada tahun 1997, akibat aksi bantuannya ini, Adian mendapat penganiayaan dari aparat.

Pada Pemilu 1997, Adian kembali mengalami penganiayaan akibat menolak paksaan massa Golkar untuk menunjukkan jari tengah dan telunjuk yang merupakan lambang Golkar pada masa itu. Beberapa minggu kemudian, Adian mulai berpindah-pindah dan tidak berkantor tetap di LBHN sebab kondisi politik yang tidak stabil kala itu.
Tahun 1998, Adian mulai semakin diperhitungkan karena terlibat pada pendirian Komunitas Mahasiswa Se Jabodetabek bernama Forum Kota. Organisasi ini berisi 16 kampus dan merupakan dua organisasi mahasiswa pertama yang menduduki gedung DPR/MPR senayan pada tanggal 18 Mei 1998.
Usai tumbangnya Orde Baru, Adian terus terlibat dalam berbagai gerakan serta aktivitas yang pro rakyat. Pada tahun 2009, Adian mendirikan organisasi Bendera (Benteng Demokrasi Rakyat). Bendera dikenal sebagai organisasi yang melakukan protes dan mogok makan sebagai bentuk solidaritas atas nasib kaum buruh pada tahun 2012.
Pada tahun 2009, Adian sempat mendaftar menjadi calon anggota DPR melalui PDI Perjuangan namun ternyata dia belum lolos ke Senayan pada waktu itu. Akhirnya pada tahun 2014, Adian Napitupulu berhasil duduk menjadi anggota DPR dari PDI Perjuang dan hingga sampai sekarang terpilh kembali. Hebat kamu sahabat !!

4 tanggapan untuk “SIAPA ADIAN NAPITUPULU

  1. Wah, baru tahu kalau riwayat beliau sehebat ini. Beberapa kali melihat kecerdasan beliau untuk berdiskusi dan juga kegentarannya menghadapi lawan bicarannya. Ternyata, masa lalu membuat Ia berani dan kuat seperti sekarang. Sehat terus untuk beliau.

    Disukai oleh 2 orang

  2. Fyi banyak orang sekarang ngaku penggerak aksi masa 1998.

    Maaf sebelumnya tanpa menurunkan rasa hormat saya🙏, sepertinya saya sering liatnya bpk adian ini kalo debat tidak membahas hal yg subtantif, hanya berdebat dengan suara keras dan sering memotong pembicaraan orang (masalah etika).

    Padahal fungsi utama diskusi adalah bertukar pikiran.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s