SOSOK SEORANG YENNY WAHID

Kalau orang lain justru akan senang bila namanya masuk daftar menteri di jajaran kabinet pemerintahan. Namun beda dengan Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid atau Yenny Wahid, malah ia mengaku tak ambil pusing dengan kabar yang menyebut namanya masuk daftar menteri jika Jokowi melakukan reshuffle kabinet.

Putri Presiden ke-4 RI justru memilih fokus menyelesaikan tahapan Pemilu.
“Itu yang kita fokuskan dan memastikan bahwa apapun hasilnya semua pihak bisa terima dengan baik,” ujar Yenny Wahid selepas ‘Silaturahmi dan Diskusi bersama mbak Yenny’ di Kantor Wahid Foundation, Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Suatu pernyataan yang sangat berwibawa dan patut dicontoh. Yenny lebih mementingkan dulu tugas yang belum selesai. Rekapitulasi Suara Luar Negeri, selesai Kecuali Kuala Lumpur. Dengan.30 Ribu Personel TNI-Polri Amankan Penetapan Hasil Pemilu 22 Mei. KPU Jawa Barat Tunggu Laporan Rekapitulasi Suara dari Tiga Daerah.

Justru Yenny, yang mendukung Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019, enggan mendahului rencana atau menanggapi kabar yang belum pasti. Yang terpenting, kata Yenny, tugasnya mengantarkan Jokowi kembali memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan telah selesai.
“Dan beliau (Jokowi) juga sudah tahu aspirasi kita semua menyangkut masyarakat ke depan seperti apa yang harus kita perjuangkan.

“Bagi saya itu yang paling penting,” katanya. Yenny mengaku sejauh ini tidak pernah bertemu dan berbicara dengan Jokowi, termasuk mengenai isu namanya masuk dalam salah satu calon menteri. Terakhir bertemu dengan Jokowi pada hari pencoblosan.
“Saya sudah sejak hari pencoblosan, sorenya kemudian quick count menunjukkan Pak Jokowi leading, itu terakhir saya ketemu. Dan saya berikan selamat pada Pak Jokowi, ya sudah !
Kembali pada kesibukan masing-masing. Beliau kan harus kembali sebagai kepala negara, kepala pemerintahan memimpin negara ini lagi. Saya kembali pada tugas saya untuk membangun di tingkat masyarakat,” tuturnya.

Yenny mengaku akan terus berkomitmen dalam menjalankan tugas. Komitmen ini ditunjukkan Yenny Wahid dengan kerja nyata membangun masyarakat yang adil, makmur, sejahtera dan toleran melalui Wahid Foundation atau lainnya.
Seperti halnya ayahnya, ia terlahir dalam lingkungan keluarga Nahdlatul Ulama . Pola pikirnya pun tidak jauh dengan ayahnya yang lebih mengedepankan Islam yang moderat, menghargai pluralisme dan pembawa damai. Inilah sosok seorang Yenny Wahid. Hem.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s