SISCA

Ambahrawa merupakan kota kecil yang menyimpan sebongkah kenangan yang tak terburai, mengemas kehidupan penuh gejolak, hampa, tercecer diantara detak dan titik langkah yang gontai. Namun ada sosok perempuan yang mampu bertahan menangkal dan mengemas menjadi suatu bentuk perwujudan yang nyata, bahwa Sisca mampu menyudahi persoalan itu, walau hatinya perih dan walau secara jujur Sisca harus dengan lantang menyuarakan isi hatinya yang pedih kering kerontang tak terhiba itu dengan sia-sia.Sementara selembar daun jati luruh tercampak tersapu angin malam dan terhempas, terjerembab ke tanah basah, sebasah pipi Sisca yang sore itu harus menuai kenyataan, kini terukir kembali pada dinding-dinding kerinduan yang hampa pada putri kesayangannya, yang direbut oleh suaminya, lantaran perceraian. Sisca harus kalah dalam persidangan. Kalah dalam pengertian finansial, karena tidak bisa menghadirkan pengacara. Pokoknya kalah dari segalanya. Ia pulang dengan tangan hampa, membawa kepedihan dan luka hati yang paling dalam.Aku mencoba untuk menghampirinya, kebetulan rumah Sisca tidak jauh dari tempatku nginap. Di Ambahrawa ini aku masih punya goresan karya yang belum terselesaikan, jadi aku masih agak lama tinggal di sini, hingga aku bisa kenal dan bersahabat dengan wanita cantik single parent yang bernama Sisca Andini.
“Aku sama sekali tidak bisa melupakan anakku……” rintih Sisca yang membuatku merasa iba dan seakan tidak bisa berkata apa-apa, aku hanya harus berbuat apa ! Memandang wajah Sisca yang sendu itu.
“Dan aku harus berjuang bagaiman untuk merebut kembali anakku…..” katanya lagi pelan. Aku hanya bisa menghela nafasku.
Angin sore meluruhkan selehelai daun jati untuk kedua kalinya, tercampak pada tanah gersang, segersang hati Sisca.Dari segi hukum bila mengacu tentang hak asuh anak dalam UU. Jika terjadi perselisihan akibat hak asuh, maka pengadilan yang akan memutuskan anak akan ikut dengan siapa. Biasanya, pengadilan akan memberikan hak asuh perwalian dan pemeliharaan kepada ibu jika anak masih di bawah umur (belum 12 tahun menurut Kompilasi Hukum Islam pasal 105).
Jika anak sudah bisa memilih, ia diperbolehkan memilih ingin diasuh oleh ayah atau ibunya. Sedangkan pihak yang bertanggung jawab atas semua biaya pemeliharaan dan pendidikan anak adalah ayah.
Namun kenyataannya, tak semudah yang kita bayangkan. Sisca ya tetap seperti ini, harus menunggu berhari-hari ujud kerinduan kembali pada tempatnya, yang kini tersrmbunyi dan sepi…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s