TOKOH ANAK MUDA

Rizka Raisa Fatimah Ramli, remaja berusia 18 tahun asal Makasar telah mempersembahkan karya komik anti bullying di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat. Juga ia telah menyampaikan kepada para pemimpin negara di seluruh dunia, masyarakat sipil, badan-badan PBB, serta 100 anak-anak dan remaja. Tepat pada acara tahunan Forum Politik Tingkat Tinggi PBB tentang Pembangunan Berkelanjutan. Rizka adalah pemenang Kontes Komik Superhero UNICEF dan Comic’s Uniting Nations.

Mulai Sejak SD Rizka bercerita mengenai kegemaran dan keahliannya dalam menggambar komik.
“Saya mulai suka menggambar dari SD dan serius pas SMP,” katanya.
Sebelumnya mengikuti lomba remaja kelahiran Makassar, 22 Januari 2001 ini telah menciptakan puluhan komik.
“Saya sudah buat komik banyak. Cuma saya belum perlihatkan ke orang-orang,” ujar Rizka.

Di dalam buku komik karyanya itu, tokoh yang bernama Cipta mampu bisa menghidupkan karakter untuk mengalahkan kekuatan yang tak terlihat dan memulihkan perdamaian di sekolah.
Dan katanya dalam siaran pers UNICEF sebagaimana dilansir dari kantor berita Anadolu, Rabu (17/7/2019)
“Saya berharap Cipta dapat menginspirasi orang lain untuk bertindak, terutama mereka yang takut untuk berbicara,”

Suatu idealisme yang sangat begitu mulia dalam konteks sosial masyarakat, bahwa Rizka ingin membantu anak muda mengatasi ketakutan, menghentikan intimidasi dan kekerasan, termasuk melalui seni dan ekspresi, seperti menggambar, menulis, aktivisme, atau akting.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, mewakili Pemerintah Indonesia, memuji prestasi Rizka sebagai kebanggaan bagi anak-anak bangsa.
“Kaum muda sendiri adalah mitra dan agen perubahan yang tidak terpisahkan untuk membuat sekolah aman untuk belajar, Rikza adalah contoh kreativitas kaum muda yang bertindak sebagai agen perubahan. Dan tetlebih kita harus berbuat lebih banyak untuk mendukung kaum muda seperti Rizka untuk berbicara tentang kekerasan di sekolah,” tutur Menteri Yohana.

Dari lomba komik ini bisa harap anak-anak dan orang muda untuk menciptakan pahlawan super yang dapat membuat siswa aman dari kekerasan, termasuk perundungan atau bullying di sekolah dan lingkungan sekitar sekolah.
Sejak memenangi lomba kelas dunia tersebut di awal 2019, Rizka bekerja sama dengan tim penulis dan ilustrator di Amerika Serikat untuk menghidupkan konsepnya.

Bayangkan, karya komiknya ini sekarang akan didistribusikan kepada siswa di lebih dari 100.000 sekolah di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
“Cipta adalah metafora yang kuat untuk para pahlawan super muda di seluruh dunia mengambil tindakan terhadap kekerasan dan intimidasi di dan sekitar sekolah,” kata Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore.
Fore mengaku tidak ragu anak muda di seluruh dunia, termasuk Rizka akan menginspirasi para pemimpin dunia untuk mengambil tindakan demi hak setiap anak. Hebat kamu anak muda !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s