KEKACAUAN BERDEMOKRASI

Pergulatan politik meningkat yang terasa semakin tidak nyaman didengar telinga, ini membuat warga masyarakat untuk lebih kritis mengambil kebijakan, walau hanya sekedar berceloteh lewat media ini sudah cukup didengar khalayak banyak.Terutama para badut-badut politik yang hanya mementingkan kelompok dan golongannya saja. Tanpa menyadari, ada apa di balik ketidak nyamanan warga masyarakat tentang isu politik yang tidak menorehkan makna kebajikan demokrasi yang sesungguhnya

Dari sini warga dituntut untuk mengemas makna dari demokrasi yang berkeadaban
Bila kita mencermati konstelasi dan konstestasi politik belakangan ini seakan kita gamang. Pemilu yang akan datang ini semoga bisa mencerminkan nilai kualitas demokrasi yang sesungguhnya. Namun kenyataannya ? Tidak bisa dibayangkan, entah apa yang terjadi setelah pemilu usai nati. Negeri ini semakin baik atau kacau !

Memang dalam ruang politik, kita sebagai warga masyarakat miskin imajinasi, sebab panggung politik lebih didominasi hoax dan narasi kebencian yang tidak ada hentinya. Sementara secara jujur penulis mengakui bahwa rahim tempat persemaian janin demokrasi kita sudah rusak ! Seandainya janin demokrasi ini terlahir prematur ? Bagaimana, ya semua ini ulah prilaku para politisi-politisi gaek yang, maaf tinggal menunggu liang kekal/mati, banyak tingkahnya.

Tak pelak sekarang ini banyak kasus korupsi yang melibatkan tokoh parpol muda, ini merupakan manifestasi dari pendangkalan moral yang menuju ke arah hipermoralitas dan membaurkan nilai-nilai politik kebajikan yang ada, telah melakukan tindakan yang tak bermoral. Memang ongkos politik itu mahal, bukan berarti harus terjebak pada polarisasi dungu. Inilah sebagai potron politisasi model sekarang yang sangat menyebalkan. Kacau !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s