MENJADI ISLAM, MENJADI INDONESIA

Buku yang sangat menarik untuk dibaca, sebab didalamnya terkandung makna yang sangat dalam, yang dialami bangsa Indonesia cenderung hendak membenturkan ajaran keislaman dengan keindonesiaan, seperti Islam vs Pancasila, Islamis vs nasionalis, ulama vs pemerintah, ormas Islam vs ormas Isam, Islam vs non-islam, dan seterusnya. Juga tercetus oleh maraknya berbagai masalah keagamaan dan kebangsaan yang melanda Indonesia saat ini.

Seperti yang dikatakan Zidni Nafi’ si pengarang buku ini, “Buku ini juga menjadi media dakwah supaya masyarakat tidak mudah diadu domba oleh beragam isu SARA, hoaks, dan benturan di tahun politik seperti saat ini.”
Zidni Nafi’ yang juga alumnus Ponpes Alwafa Bandung juga mengatakan.
Demi menghasilkan kajian yang aktual dan tidak tercerabut sejarah nusantara, buku ini mengambil rujukan dari beberapa sumber kitab kuning klasik, pemikiran dari cendikiawan Indonesia seperti Ahmad Syafi’i Maarif, Cak Nur, Gus Dur, Cak Nun, Gus Mus, dan lain-lain.

Juga buku yang berisi tentang romantisme keislaman dan keindonesia, tantangan keberagaman dan keberagamaan, komitmen kebangsaan kalangan NU dan pesantren, dan pemikiran yang menyejukkan serta mencerahkan dari sosok Gus Mus dan Gus Dur diharapkan dapat menjadi salah satu referensi warga nahdliyyin dalam berdakwah.

“Saya berharap buku ini bisa ikut berperan dalam menjaga keharmonisan beragama dan berbangsa” pungkasnya.
Buku yang sangat bermanfaat ini, perlunya kita punya sebagai dasar kekuatan dan landasan yang ril, hidup di tengah kehidupan ini. Kita mengerti dan terlebih kita pahami.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s